5 Kejutan yang paling besar di Piala Dunia 2018

Piala Dunia terkesan senantiasa menghadirkan kejutan. Hal-hal ini juga berlaku di Piala Dunia 2018 yang udah diselenggarakan sejauh nyaris 1.

Piala Dunia terkesan senantiasa menghadirkan kejutan. Hal-hal ini juga berlaku di Piala Dunia 2018 yang udah diselenggarakan sejauh nyaris 1 pekan usai pembukaan. Banyak kesebelasan yang besar semacam Spanyol, Brasil, Jerman serta Argentina tidak ada yang bisa memenangkan pertandingan. Cuma Inggris serta Prancis yang mampu membantai musuh-musuhnya. Di bawah ini 5 kejutan yang paling besar di Piala Dunia 2018 sepanjang ini sama seperti diberitakan oleh Time yang kami sadur dari website berita bola terkini.

Rusia Libas Arab Saudi – Satu dari sekian banyak surprise yang paling besar sepanjang ini terwujud pada hari pembukaan pagelaran, pada saat Rusia bertengger di peringkat puncak di grup mereka dengan dominasi 5 goal. Membuka pagelaran kandang mereka di Moskow, Rusia mendominasi Arab Saudi dengan membuat hat-trick di dalam masa normal serta akhirnya meningkatkan keunggulan dengan brace pada injury time. Rusia perform begitu mendominasi terlebih lagi lantaran Arab Saudi tampak sangat lamban serta tidak mampu mengimbangi permainan-permainan sang tuan rumah penyelenggara turnamen. Rusia mampu melangkah dari paruh grup dengan kesenjangan goal yang tinggi.

Kampiun Bertahan Takluk dari Meksiko – Kampiun bertahan Piala Dunia pada waktu ini, Jerman masuk pagelaran jadi kesebelasan favorit serta mereka diyakini mampu membantai Meksiko di dalam partai pembuka di stadion Luzhniki di Moskow. Tetapi, kesebelasan bimbingan Juan Carlos Osorio menolak pasrah begitu saja kala kontra Jerman serta mampu membuat goal pada menit 35 lewat serangan cepat. Jerman total melepaskan 26 tendangan namun tidak mampu mengkonversinya jadi goal serta hal tersebut sebagian juga berkat permainan fantastis penjaga gawang Meksiko, Guillermo Ochoa yang membuat sekian banyak penyelamatan terpenting, mencakup di menit-menit terakhir. Ochoa mampu mencatatkan 9 penyelamatan maka tidak heran bila memjadikannya bertindak sebagai penjaga gawang dengan penyelamatan paling banyak pada 1 ajang Piala Dunia.

Brasil Tidak sukses Taklukkan Swiss – Dengan kesebelasan bertabur superstar mencakup pesepakbola paling mahal dunia, Neymar, Brasil diyakini mampu dengan gampang masuk dari paruh grup. Walau Philippe Coutinho membuat salah satu goal di pagelaran sepanjang ini, Brasil ditahan draw oleh Swiss berkat goal Steven Zuber di menit ke-50. Brasil tidak merumput maksimal di dalam partai itu serta malahan sekian banyak pandit di ESPN menyebutkan bila Neymar sebaiknya sudah ditarik pada paruh ke 2 lantaran merumput begitu egois. Malahan juru taktik Brasil memandang goal yang dilesakkan Swiss tidak sah lantaran berbau pelanggaran serta Neymar memperoleh sepuluh pelanggaran dari pesepakbola Swiss. Tetapi, hasil partai ini bisa saja juga tidak terlampau mengejutkan. Swiss berada di posisi ke 6 sebagai kesebelasan paling baik di dunia, serta mereka cuma takluk sekali di dalam paruh kualifikasi Piala Dunia dari Portugal.

Islandia Tahan Argentina – Satu dari sekian banyak partai yang mengejutkan yang lainnya ialah antara Argentina, kampiun 2 kali serta finalis 2014, kontra Islandia, kesebelasan yang baru saat ini mengikuti Piala Dunia. Walau Argentina mengendalikan bola sampai 78%, Islandia bertahan dengan bagus. Pada saat Sergio Aguero membuat goal pada menit ke-13, sepertinya partai ini seakan-akan bertindak sebagai kepunyaan Argentina, namun Islandia mampu membalas 4 menit berselang pada saat Alfred Finnbogason membuat goal pertama-tama Islandia di Piala Dunia.

Messi Tidak sukses Eksekusi Penalti – Mega bintang Barcelona serta peraih Ballon d’Or 5 kali Lionel Messi memiliki kans buat memenangkan pertandingan pertama-tama Argentina kala kontra Islandia dengan penalti pada saat waktu menyisakan 25 menit. Tetapi seperti yang sudah diberitakan oleh livescore Liga Inggris terupdate, sepakan Messi ini berhasil dimentahkan oleh penjaga gawang Hannes Halldorsson. Kemungkinan hal-hal ini memang tidak terlampau mengejutkan apabila menonton rekor penalti Messi. La Pulga tidak sukses mengeksekusi 4 penalti dari 7 kans terakhirnya buat Argentina serta Barcelona. 2 tahun yang lalu Messi juga tidak sukses membuat goal dari titik putih di dalam adu penalti di final Copa America kala kontra Chile sampai Argentina takluk 4-2.

Leave a Reply

Your email address will not be published.